Minggu, 19 Januari 2014

Hujan di Bulan Januari

Ini memang jalan setapak. Tapi, dari sini kita bisa sampai di tujuan - 1 Januari 2014

Dari jalan setapak, beratus kilometer telah terlampaui. Satu demi satu, kurunut jatuh bangun menuju rumah hatimu - 2 Januari 2014

Terik siang menggambar fatamorgana di bibir pantai. Wajahmu tempias tepat di jelaga mataku. - 3 Januari 2014

Di lipatan hatimu, aku ingin bersembunyi hari ini - 5 Januari 2014

Kamu memintaku tinggal di sini. Jika aku meminta tinggal di sana, apa kamu bersedia? - 6 Januari 2014

Cinta tak pernah gagal panen. Karena bahagia dan sedih itulah hasil panen - 8 Januari 2014

Bagaimanapun perjalanan harus berlanjut. Di hatimu, lautan kenangan dan satu alasan pencarianku - 10 Januari 2014

Tolong, jangan buat aku percaya: kita mulai terbiasa. Bertukar rasa bisu, sepertinya. - 13 Januari 2014

Dimana aku bahagia, aku pasti mengajakmu. Dimana aku akan terluka. Cukup aku saja! - 15 Januari 2014

Kuhidangkan pagi bersama hujan. Kuminum tawar hadirmu yang semata bayang. Permisi, aku mau menari sendirian - 17 Januari 2014

Bersyukurlah bisa menangis. Setidaknya kita tahu, seperti apa rasanya kesesdihan - 19 Januari 2014

Inilah liang rasaku. Penuh berisi tentangmu. Tengoklah sejenak! - 20 Januari 2014

Kembalilah! aku lelah melambai kata perpisahan - 22 Januari 2014

"Di antara doa dan air mata, bahagia ini ku titipkan-untukmu." - 23 Januari 2014

Kamu telah mengajarkanku bagaimana menari dalam hujan. Dalam hujan itu kutemukan tawa dan tangis mengeja bahagia bersamamu, satu demi satu - 24 Januari 2014

Aroma hujan yang merayu mata untuk tidur lagi, Happy Sunday. - 26 Januari 2014

Menggantungkan harapan semu. Andai genggaman itu tak terlepas, pasti kau temukan dadaku berdetak - 27 Januari 2014

"Perpisahan senja. Rindu itu menaungi mendung di matanya." - 28 Januari 2014

Terik berlalu, gerimis pun datang. Bahagia pergi, sedih bertamu. Seperti hadirmu yang tiba-tiba - 29 Januari 2014

"Love is not a choice, it comes from your heart." - 30 Januari 2014

Di tempatku kini, kamu berpelangi. Selamat pagi untukku, Entah untuk yang ke berapa kali. - 31 Januari 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar