Kamis, 15 November 2012

Dalam Hujan Aku Menari


Hujan
Kepadamu ingin kuperdengarkan rintihan rintik iramanya
Lirih melumat kesendirianku dalam diam
Hujan
Dalam magis lirih rintiknya
Yang menorehkan bahagia juga luka bersama
Tawa bahagia dan sedu -sedan tangis meramu satu
Dalam hujan itu
Tersimpan jejakmu
Lewat riuh rintiknya aku mengadu dan mengaduh pilu
Kepada hujan
Tolong  jangan hasut petir datang
Biarkan dia menari dalam  rintikmu dengan senyuman
Hujan
Tanya dan tanda apa yang harus ku alamatkan
Selain derasmu selebihnya adalah rindu yang bungkam seribu
Hujan
Rangkul aku, basah
Mungkin dingin bisa usir gerah gelisahku berganti sejuk matamu
Saatnya menari dalam hujan
Menggantungkan harapan semu
Membawa bahagia tanpa rekayasa
Meniupkan kegelisahan sekuat halilintar
Berpayung dalam hujan
Air mata bahagiaku seperti gerimis
Walaupun tidak sederas hujan
Kucatat lagi sejarah kesendirian di kaki langit yang berhujan
Hari ini hanya ada tanya hati dan sepi
Cukup untuk hari ini
Bertema hujan, kesendirian dan sepotong mimpi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar